Tuesday, June 13, 2017

Cara Mengurus Surat Kuasa Ahli Waris

Surat kuasa ahli waris
Surat kuasa ahli waris 

Surat kuasa ahli waris merupakan surat yang dibutuhkan dalam melengkapi kelengkapan atau persyaratan administrasi pada urusan tertentu, misalnya dalam hal pengajuan pinjaman kepada bank, dalam hal pengambilan uang ataupun barang dengan atas nama orang yang sudah meninggal dunia. Sehingga apabila ingin melakukan pengambilan uang di bank atas nama orang yang sudah meninggal maka harus melampirkan surat keterangan ahli waris tersebut, karena surat tersebut berguna untuk mencegah terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan. Surat tersebut juga sering disebut sebagai Surat Keterangan Hak Waris (SKHW).

Dalam langkah pengurusannya pun ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar lebih mudah serta aman dalam hal pengurusannya dan adapula beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam pengurusan SKHW tersebut. Sebelum Anda melakukan pendaftaran SKHW, alangkah baiknya jika terlebih dahulu untuk menyiapkan terlebih dahulu mengenai berkas-berkas surat keterangan dalam hal ahli waris dari kelurahan yang telah dilengkapi dengan fotocopy KTP, KK semua ahli waris, fotocopy Surat Nikah orang tua yang telah dilegalisir oleh KUA setempat apabila yang mengurusnya anak, serta surat kematian dari pihak kelurahan.

Dalam hal surat pengantar pun dapat dibuat apabila dokumen telah lengkap. Pihak RT dan RW pun akan membutuhkan surat pengantar serta surat keterangan waris dengan materai 6.000 yang telah ditandatangani oleh para ahli waris dan telah diketahui dan juga telah ditandatangani oleh saksi yaitu RT serta RW setempat. Sehingga dengan persyaratan yang telah lengkap seperti di atas, maka pemohon akan langsung dapat datang ke kantor kelurahan pada bagian pelayanan umum. Pada kelengkapan formulir pun telah disediakan dan mampu untuk di bawa kerumah untuk dapat dilengkapi terlebih dahulu apabila ada persyaratan dalam surat kuasa ahli waris, yang belum dapat dikumpulkan pada saat itu juga.

Baca Juga :

Apabila SKHW dan juga dua orang saksi telah selesai di buat, maka langkah selanjutnya adalah pergi ke pemerintah kota setempat agar mendapatkan fatwa waris yang telah dikeluarkan dan telah disahkan pada bagian pemerintahan maupun dinas yang memiliki wewenang. Produk hukum yang berupa penetapan adalah produk hukum yang mana hanya bisa dihasilkan oleh lembaga pengadilan.

Proses dan jangka waktu yang dilakukan pun juga mudah, cepat, sederhana serta biaya nya pun juga ringan. Mengenai dalam hal biaya, maka pemohon hanya akan diberikan biaya pada administrasi. pada saat mendaftar permohonan dan juga pada biaya perkara di pengadilan. Nominal biaya yang ditetapkan pun juga ditentukan oleh pada pihak Mahkamah Agung. Biaya yang diberikan pun berupa pada biaya:

  • Biaya kepaniteraan dan biaya materai.
  • Biaya para saksi, saksi ahli dan juga penerjemah.
  • Biaya dalam pengambilan sumpah yang dibutuhkan dalam perkara tersebut.
  • Biaya yang diperlukan dalam pemeriksaan ditempat serta tindakan-tindakan yang diperlukan pada perkara tersebut.
  • Adapun biaya pada pemanggilan, pemberitahuan atau yang lainnya yang terkait dengan perkara tersebut.

Apabila terdapat dokumen yang hilang, maka pihak pemohon pun juga harus melaporkan hal ini serta membuat surat kehilangan pada pihak polisi. Karena dokumen tersebut sangatlah penting agar dokumen tersebut tidak disalah gunakan oleh pihak orang lain dan dokumen penting tersebut pun juga digunakan untuk melanjutkan pada proses administratif. Sehingga dalam pengurusan surat kuasa ahli waris tersebut harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang telah disyaratkan oleh pihak yang telah bersangkutan, agar prosesnya dapat berjalan dengan cepat.

thumbnail
Judul: Cara Mengurus Surat Kuasa Ahli Waris
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Finance :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. About - Sitemap - Contact - Privacy