Friday, January 6, 2017

Pinjaman Uang Tunai Tanpa Jaminan Tanggerang

Pinjaman Uang Tunai Tanpa Jaminan Tanggerang
Pinjaman Uang Tunai Tanpa Jaminan Tanggerang 

Mengajukan kredit tanpa agunan menjadi pilihan terakhir bagi sebagian orang terutama yang membutuhkan uang cepat dalam jangka waktu yang singkat. Banyak kreditor yang menawarkan KTA ke nasabah termasuk nasabah yang ada di Tanggerang. Umumnya, kreditor adalah bank yang menawarkan limit pinjaman hingga Rp 200 juta sehingga cocok untuk nasabah yang memerlukan uang dalam jumlah yang cukup banyak. Akan tetapi, setelah mengajukan pinjaman uang tunai tanpa jaminan Tanggerang, tidak sedikit yang bingung bagaimana jika kredit tersebut dibatalkan, apakah bisa atau tidak?

Banyak faktor yang menjadi alasan mengapa pembatalan KTA tersebut hendak dilakukan, diantaranya yaitu:

  • Dana yang dibutuhkan sudah tersedia tanpa harus menggunakan pinjaman.
  • Telah mendapatkan dana yang lebih besar dalam jangka waktu yang lebih cepat.
  • Memperoleh tawaran kredit yang memiliki suku bunga yang lebih rendah.
  • Kondisi keuangan sudah kembali stabil tanpa perlu menggunakan dana pinjaman dari kreditor.

Masing-masing bank memiliki prosedur pembatalan sendiri yang harus Anda penuhi dan untuk membatalkan kredit tersebut terdapat konsekuensi yang harus ditanggung oleh Anda selaku debitor. Agar dapat meminimalisir kesalahan tersebut, Anda harus bertanya terlebih dahulu sebelum mengajukan kredit tersebut di bank karena ada beberapa bank yang memang menerangkan informasi mengenai pengajuan serta pembatalan KTA namun ada juga bank yang tidak menjelaskan secara detail tentang prosedur untuk membatalkan KTA sehingga Anda harus menanyakannya sendiri.

Untuk membatalkan kredit tanpa agunan dari bank kustodian dapat dilakukan dengan melewati beberapa proses dan sesuai dengan keadaan apakah uang tersebut sudah dicairkan atau belum. Proses pembatalan untuk dana kredit yang belum cair lebih mudah dibandingkan setelah dan tersebut cair karena dana pinjaman tersebut belum ditransfer ke rekening Anda dan belum ada transaksi yang terjadi.

Walaupun prosedur untuk pembatalan pinjaman uang tunai tanpa jaminan Tanggerang lebih mudah dibandingkan setelah dana cair, akan tetapi, terdapat serangkaian prosedur yang harus dilalui untuk membatalkannya. Pihak bank selaku kreditor membutuhkan konfirmasi atau kejelasan dari debitor dan konfirmasi tersebut harus disampaikan secara tertulis dan dibubuhi oleh materai dan kemudian diberikan ke kreditor.

Saat Anda mengajukan pernyataan tertulis tersebut, jangan lupa untuk meminta tanda terima dari petugas bank yang menerima surat pernyataan tersebut lengkap dengan nama dan jabatannya, waktu penyerahan surat pernyataan tersebut (hari, tanggal dan jam), stempel untuk pembatalan pengajuan KTA. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti adanya kesalahpahaman antara Anda dengan pihak bank, jangan pergi dahulu sebelum memperoleh tanda terima dari petugas bank dan sebaiknya foto terlebih dahulu sebagai dokumentasi atau arsip pribadi. Hindari untuk melakukan pembatalan lewat call center dan sebaiknya datang langsung ke banknya.

Cara untuk membatalkan pinjaman uang tunai tanpa jaminan Tanggerang setelah dana pinjaman tersebut cair lebih sulit karena dana sudah ditransfer ke rekening Anda. Sebagai debitor, Anda harus patuh pada peraturan yang ditetapkan oleh bank terkait dengan piutang yang dilakukan termasuk kurun waktu pinjaman, denda keterlambatan, suku bunga yang dibebankan, biaya administrasi atau biaya yang lainnya. Mau tidak mau Anda harus melunasinya secara langsung dengan resiko Anda dikenai biaya pelunasan dipercepat. Besaran dari biaya pinalti yang dibebankan kepada debitor tergantung dari kebijakan bank namun umumnya menerapkan biaya denda sebesar 5% dari dana pinjaman dan ditambah dengan biaya administrasi pelunasan kredit.

thumbnail
Judul: Pinjaman Uang Tunai Tanpa Jaminan Tanggerang
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Finance :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. About - Sitemap - Contact - Privacy