Saturday, January 21, 2017

Pengertian Amnesty Pajak Menurut Pemerintah

Pengertian Amnesty Pajak
Pengertian Amnesty Pajak

Tax amnesty atau amnesty pajak yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui UU no.11 tahun 2011 tentang pengampunan, maka dapat diambil kesimpulan singkat mengenai pengertian amnesty pajak adalah penghapusan pajak yang sejatinya terutang, sanksi administrasi perpajakan maupun sanksi pidana dalam bidang perpajakan dengan mengungkapkan seluruh harta yang dimiliki dan membayar sejumlah uang sebagai tebusan sebagaimana yang sudah diatur dalam UU no. 11 tahun 2011.

Sebenarnya amnesty pajak ini juga sudah pernah diterapkan di Indonesia pada tahun 1984 dan 2004, namun amnesty pajak pada tahun itu mengalami kegagalan karena dianggap kurang menarik serta kurangnya dukungan dari para penegak hukum. Diberlakukannya kebijakan tersebut diharapkan oleh pemerintah, agar kondisi perekonomian di Indonesia menjadi semakin lebih baik dan lebih makmur.

Contoh kasusnya, Wajib Pajak X tidak pernah memberikan laporan mengenai SPT baik masa dan tahunan mulai dari tahun 2011 hingga 2015. Jika Wajib Pajak X tersebut mengikuti amnesty pajak, kemudian yang terjadi adalah pajak dari tahun 2011 hingga 2015 yang seharusnya terutang tersebut dan terkena sanksi atau denda yang harus dibayarkan menjadi hilang atau terhapuskan dengan cara melaporkan seluruh kepemilikan harta kemudian membayar sejumlah uang tebusan. Uang tebusan yang dibayarkan secara resmi masuk ke dalam kas negara dan akan digunakan untuk biaya pembangunan.

Sesuai dengan pengertian amnesty pajak, kemudian muncullah slogan yang dipopulerkan di berbagai iklan “ungkap, tebus, lega” sebagai salah satu promosi untuk mendorong para pengusaha yang mengalami masalah dalam pelaporan harta yang disimpan tak hanya di luar negeri namun juga di dalam negeri. Sedangkan tujuan dari amnesty pajak ini berdasarkan UU no. 11 tahun 2016 adalah sebagai berikut:

Mempercepat laju pertumbuhan serta restrukturisasi perekonomian melalui pengalihan harta, yang akan berdampak terhadap meningkatnya likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar mata uang Rupiah, menurunnya suku bunga hingga peningkatan investasi.
Mendorong reformasi dalam sektor perpajakan menuju ke arah sistem perpajakan yang lebih adil, serta perluasan dasar data perpajakan menjadi lebih valid, komprehensif serta terintegrasi.
Meningkatkan penerimaan pajak yang akan digunakan untuk biaya pembangunan negara.

Dengan adanya amnesty pajak, maka ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari kebijakan ini, baik untuk pemerintah, untuk pengembang dan untuk investor. Seperti yang ada di bawah ini:

  • Untuk pemerintah.

Dengan pemberlakuan kebijakan amnesty pajak dirasa akan cukup menambah pendapatan atau penerimaan baru dimana diharapkan akan menjadi efektif untuk mengurangi beban negara. Dengan diterapkan amnesty pajak, secara otomatis dana yang ada di luar negeri akan dapat ditarik ke Indonesia dan tercatat sebagai sumber pajak yang baru.

  • Untuk pengembang.

Dengan diberlakukan amnesty pajak ini akan mendorong pembangunan di sektor properti karena kebijakan ini berkaitan dengan pajak yang menjadi sebuah indikator kebangkitan bisnis properti sehingga para investor tidak segan untuk terus berhubungan dengan developer dalam negeri karena pada awalnya pajak properti di Indonesia cukup tinggi.

  • Untuk investor.

Dari pengertian amnesty pajak yang sudah dijabarkan di atas, dipercaya akan membawa keuntungan tersendiri bagi para investor dan juga konsumen untuk lebih berani melakukan pembelian dalam bidang properti dan bekerja sama dengan para pengembang. Sehingga hal ini akan mempengaruhi laju pertumbuhan bisnis serta sektor ekonomi lain yang ada di Indonesia.



thumbnail
Judul: Pengertian Amnesty Pajak Menurut Pemerintah
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Finance :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. About - Sitemap - Contact - Privacy