Tuesday, November 22, 2016

Transaksi Pinjaman Mandiri Syariah Yang Benar

pinjaman Mandiri Syariah
pinjaman Mandiri Syariah

Peran Perbankan Syariah saat ini sudah mulai diperhitungkan. Meskipun jumlah bank syariah saat ini belum sebanding dengan jumlah bank konvensional, namun keberadaannya amat diminati. Terutama karena mayoritas masyarakat kita adalah umat muslim, di mana prinsip-prinsip keuangan yang diterapkan oleh perbankan syariah sejalan dengan hukum Islam yang mereka anut. Karenanya sudah jelas bahwa pasar potensial untuk perbankan syariah sangatlah besar. Dan di antara Bank Syariah yang kredibilitasnya diakui dan mendapatkan atensi besar dari nasabah baik dari kalangan muslim maupun non muslim adalah Bank Syariah Mandiri (BSM). Produk layanan jasa keuangan yang dikeluarkan BSM ini pun disambut hangat oleh para nasabahnya. Salah satunya adalah produk pinjaman Mandiri Syariah yang mampu mendatangkan rasa aman dan menenangkan.

Produk BSM dianggap bisa memberi rasa aman dan menenangkan hati para nasabahnya salah satunya adalah karena faktor kehalalan akad transaksi yang terapkan, karena menggunakan prinsip-prinsip syariah. Selama ini sudah amat dimaklumi bahwa beberapa transaksi jasa keuangan di perbankan konvensional berseberangan dengan konsep- konsep hukum syariah, salah satunya adalah penerapan suku bunga sebagai sumber keuntungan yang akan diterima pihak bank juga nasabah. Dalam Islam penerapan bunga memiliki kesamaan dengan prinsip riba yang haram hukumnya. Selain itu akad pinjaman yang umum dibuat oleh bank konvensional ternyata penerapannya tidak sejalan dengan konsep Islam, karena secara syariah, pengembalian pinjaman tidak boleh disertai dengan pembebanan kelebihan bayar (bunga pinjaman). Dan semua produk pinjaman berbunga yang diterapkan bank konvensional sebenarnya dalam konsep syariah hampir sama dengan akad yang disebut pembiayaan.

Seperti juga bank konvensional, BSM pun mengeluarkan produk pinjaman Mandiri Syariah yaitu pembiayaan yang berfungsi untuk membantu nasabah dalam menyelesaikan masalah pendanaan dan kebutuhan yang mendesak dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah. Banyak ragam pembiayaan yang dibuat agar dapat memenuhi kebutuhan dan memberi solusi masalah keuangan nasabah yang beragam.

Transaksi pembiayaan (penyaluran) yang dibuat oleh BSM, adalah produk perbankan syariah yang mirip dengan konsep pinjaman (kredit) pada bank konvensional dengan tetap berpegang pada hukum Islam. Dalam kegiatan operasional rutinnya, BSM menerapkan skema transaksi yang mengikuti kaidah dan prinsip syariah (hukum Islam) dalam produk pembiayaannya. Adapun skema yang diterapkan oleh BSM untuk transaksi pembiayaan adalah sebagai berikut:
  • Murabahah, adalah akad jual beli antara nasabah dengan pihak bank. Di mana bank membeli produk kebutuhan nasabah untuk kemudian dijual kembali pada nasabah dengan ketentuan margin yang telah disepakati. Contohnya produk pembiayaan konsumtif BSM Griya dan BSM Oto yang digunakan untuk pemilikan rumah dan kendaraan.
  • Ijarah, yaitu akad sewa menyewa antara nasabah dengan pihak bank. BSM akan membiayai kebutuhan jasa atau manfaat suatu barang dan kemudian disewakan pada nasabah. Contoh produk ijarah adalah pada BSM Pembiayaan Eduka dan BSM Pembiayaan Umroh.
  • Istishna, yaitu akad jual beli nasabah dengan pihak bank, di mana barang yang dibeli masih dalam proses pembuatan. Bank membiayai pembuatan barang tersebut dan nantinya nasabah mengganti biaya yang dikeluarkan bank ditambah margin yang disepakati. Biasanya produk pembiayaan ini diterapkan pada usaha jasa konstruksi.
  • Mudharabah, yaitu akad bagi hasil di mana bank menanggung kebutuhan investasi sepenuhnya.
  • Musyarakah, yaitu akad bagi hasil di mana bank tidak menanggung sepenuhnya kebutuhan investasi. Umumnya hanya dikisaran 70% hingga 80% dana investasi.
  • Semua produk pembiayaan sebagai jenis produk pinjaman Mandiri Syariah ini dibuat untuk dapat memenuhi kebutuhan pendanaan nasabah dengan hati yang tenang.

Referensi :
thumbnail
Judul: Transaksi Pinjaman Mandiri Syariah Yang Benar
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. About - Sitemap - Contact - Privacy