Friday, August 12, 2016

Nonton Film Streaming Dulu Dan Sekarang


Menonton film kini tidak lagi menjadi barang mahal. Pasalnya, ada banyak sekali media untuk menonton film selain harus pergi ke bioskop. Memang dulu setiap kali kita hendak menikmati film box office, setidaknya kita harus rela merogoh kocek dalam-dalam hanya sekedar menikmati tontonan tersebut. Wajar, jika tidak semua kalangan dapat menonton sinema premium ini. Dulu, hanya orang dari kalangan tertentu saja yang bisa beranjak pergi ke bioskop. Dulu, nonton streaming belum bisa anda jumpai seperti sekarang ini.

Lain halnya dengan sekarang, di jaman yang serba moderen ini hampir semua orang dari berbagai level dapat menikmati film-film terkini dari berbagai genre. Mulai dari film new release alias yang baru keluar hingga film lawas yang keluar tahun-tahun lama. Di awal tahun 2000an muncul layanan penyewaan DVD dan VCD sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menyewa film tersebut sehingga masyarkat di kalangan menengah ke bawah tetap dapat menonton film dengan kualitas bagus tanpa harus merogoh kocek lebih dalam untuk menyambangi bioskop.

Sementara pada awal tahun 2010 layanan penyewaan piringan digital seperti ini perlahan lahan mulai luntur, hadirnya layanan digital seperti nonton streaming melalui internet menjadi tren nonton film terbaru. Alasannya simpel, selain cukup mudah mencari katalog film, layanan tersebut juga tidak harus merogoh kocek dalam-dalam. Siapapun yang ingin menonton film tersebut cukup membuka laptop atau bahkan handphone mereka. Ada banyak sekali situs yang menyediakan layanan tersebut. Sebut saja Youtube yang kini namanya cukup populer di telinga masyarakat, cukup dengan mengetik keyword yang tengah ada cari, misalnya "film transformer" maka situs daring tersebut akan memberikan katalog film yang anda inginkan.

Apa kekurangan dan kelebihan dari nonton film online?
Layanan seperti ini tentu memiliki berbagai kekurangan dan kelebihan. Ada berbagai macam kelebihannya, yakni anda dapat menikmati tontonan seperti ini di mana pun dan kapanpun, bahkan melalui Handphone sekalipun selama alat yang anda gunakan terkoneksi dengan internet. Sementara kekurangannya adalah layanan ini membutuhkan paket data yang bisa dibilang besar, yakni bisa mencapai Gigabyte. Sementara saat ini di Indonesia umumnya para provider internet terutama broadband masih menerapkan skema internet berkuota. Artinya, jika anda menggunakan layanan ini dengan internet broadband bisa dipastikan quota anda akan cepat habis. Untuk paket data berkuota 4 Gb, bisa-bisa ludes dalam waktu 1 minggu atau mungkin lebih cepat.

Lalu bagaimana solusinya?
Solusinya jika frekuensi nonton stereaming anda sering, anda bisa menggunakan layanan internet kabel di mana umumnya provider internet kabel seperti fasnet, indihome, myrepublik dan lain sebagaianya tidak menerapkan kuota pada layananya. Dengan demikian, tidak peduli seberapa banyak anda menonton film secara online anda tidak lagi dikhawatirkan dengan kuota yang akan segera habis. Namun, kekurangan dari layanan internet kabel adalah harga paket perbulannya yang tergolong masih mahal. Biasanya, paket termurah adalah 300rb. Sementara pada layanan broadband, anda sudah dapat berlangganan dengan uang Rp 100rb.

Dari kedua metode di atas, anda dapat memilih mana yang paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan anda. Jika dirasa anda jarang menggunakan fasilitas nonton streaming, maka tidak ada salahnya menggunakan layanan broadband saja. Namun, jika frekuensi nonton anda begitu sering disarankan untuk menggunakan internet kabel. Apalagi, jika tempat tinggal anda bukan di perkotaan, maka broadband akan menjadi suatu halangan di mana sinyal internet tersebut terkadang tidak stabil. Klik di sini untuk mendapatkan katalog film terbaru.
thumbnail
Judul: Nonton Film Streaming Dulu Dan Sekarang
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait blogging :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. About - Sitemap - Contact - Privacy