Saturday, July 30, 2016

Plus Minus Punya Kartu Kredit


Kebutuhan finansial setiap orang kian hari kian meningkat, tak heran jika setiap orang akan terus berlaku konsumtif. Coba saja tengok keadaan di mal-mal atau pusat pembelanjaan lainnya yang setiap hari kian ramai, meski pernah disebut sebagai kota kumuh tetap saja tidak menyurutkan niat warganya untuk terus berbelanja. Fenomena ini menunjukkan bahwa prilaku konsumerisme telah menjadi bagian dari gaya hidup atau aktivitas sehari-hari yang tidak lagi bisa terlelakkan.

Di pusat perbelanjaan besar, misalnya, banyak sekali orang yang gemar berhutang saat belanja. Berhutang yang dimaksud di sini tentu bukan lagi dengan cara konvensional seperti kasbon. Namun lebih mengusung tema modern seperti menggunakan kartu kredit Mandiri yang memang sudah memiliki popularitas besar di dunia perbankan. Cukup dengan menggesek kartu tersebut pada mesin EDC maka nasabah sudah bisa berbelanja sepuasany, tentunya sesuai denga limit kartu tersebut. Metode belanja seperti ini adalah metode hutang, di mana akan dikenakan biaya tagihan apa yang dikeluarkan setiap akhir bulan. Lain halnya dengan ATM atau yang lebih dikenal dengan debit, meski sama-sama mengusung transaksi non tunai, transaksi dengan ATM akan langsung menguras saldo di rekening anda, dengan demikian tidak ada tagihan hutang yang nantinya akan dibebankan kepada setiap nasabah. klik di Sini untuk informasi kartu kredit Mandiri.

Dengan adanya fenomena penggunaaan kartu kredit tersebut, tak heran jika banyak masyarakat yang mengajukan pembuatan kartu kredit pada bank-bank besar yang getol menggelar promo belanja. Kartu kredit Mandiri menjadi salah satu contohnya, salah satu promo kartu tersebut adalah promo travel dan makan di sejumlah merchant tertentu. Anda dapat menikmati promo tersebut dengan cicilan 0%. Caranya, setelah anda melakukan transaksi di merchant tersebut baik secara online atau pun tidak, setlah transaksi selesai segera telepon call center Mandiri untuk mengubah skema belanja anda menjadi program cicilan 0%.

Penggunaan kartu untuk keperluan belanja seperti ini harus benar-benar terkontrol. Pasalnya, banyak nasabah yang terjebak dalam kredit macet lantaran tidak pandai dalam mengelola keuangan. Akibatnya, gaji yang diterima tiap bulan tidak pernah cukup karena gaji tersebut hanya cukup untuk membayar tagihan bulanan kartu kredit. Banyak sekali nasabah yang sudah terjerumus dalam permasalahan keuangan seperti ini. Hal tersebut terjadi karena timbulnya dahaga belanja yang di luar kontrol. Padahal secara sistemik, kartu kredit merupakan alat untuk mempermudah transaksi dan bukan alat untuk memuaskan dahaga transaksi. Oleh sebab itu, Mengontrol dan memahami diri sendiri sebelum memutuskan untuk membuat dan melakukan segala jenis transaksi menggunakan kartu tersebut adalah sangat penting.

Kartu kredit Mandiri sejatinya dapat digunakan untuk segala hal yang bersifat positif, misalnya saat anda tengah dirundung permasalahan ekonomi yang cukup serius dan membutuhkan banyak dana. Maka tidak ada salahnya dengan memanfaatkan fasilitas kartu tersebut. Contohnya, anda dapat menggunakan fitur tarik tunai dari kartu itu. Hanya saja, anda akan dikenakan bunga layanan kartu. Namun, hal tersebut lebih baik ketimbang anda harus ke sana ke mari untuk mencari pinjaman, itu pun belum tentu ada yang mau meminjamkan sejumlah dana untuk anda. Saat itu lah anda akan merasakan betapa bermanfaatnya kartu tersebut bagi diri anda.

Sebaliknya, jika kartu kredit tersebut anda gunakan untuk hal-hal yang bersifat negatif, maka anda akan merasakan bagaimana terjebak dalam nuansa hutan piutang yang tiada habisnya. Belum lagi biaya bunga yang kian hari kian bertambah jika anda telah berada di masa tenggang. Saat itu lah anda akan merasa bahwa kartu tersebut sangat menyiksa dan menyesal telah membuat kartu tersebut. Belum lagi nama anda akan di blacklist oleh jasa layanan penerbit kartu. Oleh karena itu, setiap nasabah yang memiliki kartu tersebut harus berlaku bijak dalam berbelanja



thumbnail
Judul: Plus Minus Punya Kartu Kredit
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Finance :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2016. About - Sitemap - Contact - Privacy